PSM Makassar akan berhadapan dengan Semen Padang dalam laga penutup pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion B.J. Habibie, Parepare, pada Senin malam, 2 Februari 2026.
Laga ini sangat penting bagi kedua tim yang membutuhkan poin untuk mengamankan posisi mereka di klasemen sementara.
Juku Eja menghadapi tekanan besar menjelang pertemuan ini. PSM Makassar tercatat mengalami lima kekalahan berturut-turut di Super League dan belum menunjukkan performa yang stabil dalam beberapa pekan terakhir.
Serangkaian hasil buruk tersebut membuat PSM semakin terancam dan semakin mendekati papan bawah klasemen.
PSM Harus Bangkit di Tengah Situasi Sulit
Di pertandingan terakhir, PSM Makassar harus mengakui keunggulan Persijap Jepara, tim yang juga berjuang di papan bawah. Kekalahan tersebut memperpanjang rekor buruk PSM, sekaligus menambah tekanan untuk segera bangkit di hadapan para pendukungnya.
Tambahan tiga poin sangat dibutuhkan oleh PSM untuk menghentikan tren negatif dan menjauh dari ancaman degradasi. Jika gagal meraih hasil maksimal kembali, tekanan pada tim dan pelatih dipastikan akan semakin besar.
Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, mengakui bahwa timnya tidak berada dalam kondisi ideal menjelang laga ini. Beberapa pemain kunci dipastikan absen akibat akumulasi kartu dan sanksi disiplin, sementara yang lain masih berjuang dengan cedera.
PSM tidak dapat menurunkan Jacques Themopele karena akumulasi kartu kuning dan Ananda Raehan Alief yang menjalani hukuman kartu merah. Selain itu, Gledson Paixao dan Savio Roberto diragukan untuk tampil sejak awal karena belum sepenuhnya pulih dari cedera.
Trucha menyatakan bahwa situasi ini menuntut semua pemain yang tersedia untuk menunjukkan mental yang kuat dan semangat kebersamaan dalam menghadapi masa sulit.
Semen Padang Datang Dengan Modal Kepercayaan Diri
Di sisi lain, Semen Padang tiba di Parepare dengan kondisi mental yang lebih positif. Kabau Sirah baru saja meraih satu poin berharga dengan menghentikan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada laga sebelumnya.
Hasil tersebut menjadi kekuatan bagi Semen Padang yang masih berjuang untuk keluar dari zona degradasi. Pelatih Dejan Antonic menegaskan bahwa setiap pertandingan kini dianggap sebagai laga final, mengingat posisi timnya yang masih berada di ujung klasemen.
Ia mencatat bahwa grafik permainan dan kepercayaan diri pemain menunjukkan peningkatan, sehingga Semen Padang optimis dapat memberikan perlawanan sengit meski bermain di kandang lawan.
Duel Krusial di Papan Bawah
Menjelang laga ini, PSM Makassar berada di peringkat ke-13 klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan koleksi 19 poin, sedangkan Semen Padang masih tertahan di posisi ke-17 dengan 11 poin dari 18 pertandingan.
Kedua tim dipastikan akan bermain dengan semangat tinggi, karena hasil pertandingan ini sangat berpengaruh pada posisi mereka di klasemen. Bagi PSM, kemenangan adalah satu-satunya cara untuk meredakan tekanan dan membuka peluang kebangkitan. Sementara itu, bagi Semen Padang, tambahan poin sangat penting untuk menjaga harapan keluar dari zona degradasi.
Laga PSM Makassar melawan Semen Padang dijadwalkan kick-off pukul 20.00 Wita dan diperkirakan akan berlangsung sengit, mengingat besarnya kepentingan kedua tim dalam perebutan poin di papan bawah klasemen.